http://www.google.com/policies/privacy/?hl=in

Senin, 24 Desember 2012

Bill Gates : Microsoft dan Linus Torvalds : Linux



 
 
Sebagai pehobi dunia komputer tentu kurang afdol rasanya kalau tidak mengenal siapa sih tokoh fenomenal di balik komputer yang sehar-hari kita gunakan. Di dunia ini ada dua tokoh paling berpengaruh dalam dunia IT, yaitu Bill Gates dan Linus Torvalds
.
 Bill Gates yang memiliki nama lengkap William Henry Gates III (lahir di Seattle, Washington, 28 Oktober 1955 ) adalah tokoh pemilik perusahaan perangkat lunak (software) terbesar dunia yaitu Microsoft. Sebagai pengguna komputer tentu kata Microsoft sudah bukan lagi bahasa asing. Sedangkan Linus Torvalds yang memiliki nama lengkap Linus Benedict Torvalds (lahir di Helsinki, Finlandia, 28 Desember 1969 ) adalah tokoh pencipta system operasi open source, yaotu Linux. Di beberapa negara atau sebagian orang Linux sudah menjadi barang yang sangat populer dan familier sama seperti halnya microsoft.

Yang menarik dari kedua tokoh ini adalah, mereka masing-masing memiliki nilai plus minus tersendiri. Mari kita simak beberapa perbandingan antar kedua tokoh ini. Bill Gates seorang tokoh yang dilahirkan dari keluarga yang mapan, terkenal, memiliki starata kedudukan tinggi di tengah-tenah masyarakat. Yaitu dia lahir dari William Henry Gates, Sr., seorang pengacara, dan Mary Maxwell, pegawai First Interstate Bank, Pacific Northwest Bell, dan anggota Tingkat Nasional United Way. Gates belajar di Lakeside School, sekolah elit yang paling unggul di Seattle, dan meneruskan berkuliah di Universitas Harvard, tetapi di-drop out.

 Sedangkan Linus Torvalds terlahir dari keluarga yang biasa-biasa saja. Sejak kecil kedua tokoh ini sudah mulai tertarik pada dunia komputer khususnya pemograman. Awal mula Bill Gates tertarik pada dunia komputer adalah pada saat dia sekolah di Lakeside School (sekolah elit khusus anak laki-laki). Dia mengenal komputer pertama kali dengan komputer dalam bentuk mesin teletype (mesin ini disebut ASR-33) Sedangkan Linus Torvalds dia belajar komputer tidak di sekolah elit, melainkan pada usia 10 tahun dia memanfaatkan komputer milik kakeknya yaitu komputer Commodore VIC-20.

Untuk memperkenalkan hasil kreasinya pada dunia Bill Gates sudah memiliki visi komersial. Dalam awal dasawarsa 1970, Gates menulis Surat Terbuka kepada Penghobi (Open Letter to Hobbyists), yang mengejutkan komunitas yang mempunyai hobi pada komputer dengan menyatakan bahwa ada pasaran komersial untuk perangkat lunak/software dan bahwa software tidak layak dikopi dan digandakan tanpa izin penerbitnya. Ini mempertegas bahwa Bill Gates memiliki visi mengambil keuntugan dari hasil kreasinya dan ingin memonopoli pasar sofware dunia.

Lain halnya dengan Linus Torvlads, ketika dia menjadi mahasiswa Finlandia yang pendiam dia membagi-bagikan kode sumber (source code) kernel Linux seukuran disket via internet di tahun 1991. Hasil kreasinya dia share ke seluruh dunia dengan tanpa memperhitungkan untung rugi apalagi ada tujuan memonopoli pasar software dunia. Tapi dari kesederhanaan seorang Linus Torvalds, kini Linux hampir bersanding sejajar dengan microsoft.

Bahkan para pegiat open source mengklaim Linux lebih handal, stabil dan tidak memakan banyak daya dibandingkan dengan microsoft.Dari segi kemapanan ekonomi jelas Bill Gates memiliki rating lebih tinggi dibanding Linus Torvalds. Bahkan Bill Gate masuk daftar orang terkaya di dunia, tidak hanya itu malah menurut majalah forbes 1996—2003 Bill Gates adalah orang Nomor 1 terkaya di dunia.


 Linux yang lahir dari kesederhanaan dan ketulusan berbagai, ternyata kini terus tumbuh menjadi raksasa kedua perusaan software. Secara perlahan linux menyingkirkan peranan microsoft di dunia IT. Mesin pencari internet Google lebih unggul dan familier dibanging Bing. Dimana Google adalah hasil karya opensource sedangkan Bing adalah hasil karya microsoft. Begitupun juga dengan aplikasi browser, ketenaran Internet Explorer langsung tenggelam oleh kemunculan Mozila yang notabene adalah aplikasi opensource. Bahkan menurur berita beberapa media, server-server di dunia sudah meninggalkan microsfot dan beralih ke open source.
Bagaimana dengan anda???

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar